Info Penting

WARNING !!!

HIMBAUAN DARI MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL


WASPADALAH 11 PENYAKIT YANG RENTAN DIDERITA OLEH GURU



TIPUS

Tidak Punya selera

MUAL

Mutu Amat Lemah

KUDIS

Kurang Disiplin

ASMA

Asal Masuk Kelas

KUSTA

Kurang Strategi

TBC

Tidak Bisa Computer

KRAM

Kurang Trampil

ASAM URAT

Asal Sampaikan Materi Urutan Kurang Akurat

LESU

Lemah Sumber

DIARE

Dikelas Anak-anak Remehkan

GINJAL

Gajinya Nihil, Jarang Aktif dan Lambat


Waspadalah karena penyakit ini sangat berbahaya dan menular bagi guru….!!!!




Materi Kimia Kelas XI IPA

Teori Hibridisasi

Seperti telah diketahui, teori hibridisasi ini dikenalkan oleh Linus Pauling dengan meramalkan bentuk molekul metana (CH4) yaitu tetrahedron dengan empat ikatan C-H yang ekivalen. Fakta percobaan juga sesuai dengan ramalan tersebut. Tapi, mengapa molekul CH4 dapat berbentuk tetrahedron ?

Dalam bentuk molekul dikenal adanya teori ikatan valensi. Teori ini menyatakan bahwa ikatan antar atom terjadi dengan cara saling bertindihan dari orbital-orbital atom. Elektron dalam orbital yang tumpang tindih harus mempunyai bilangan kuantum spin yang berlawanan.

Pertindihan antara dua sub kulit s tidak kuat, oleh karena distribusi muatan yang berbentuk bola, oleh sebab itu pada umumnya ikatan s - s relatif lemah.

Sub kulit "p" dapat bertindih dengan sub kulit "s" atau sub kulit "p" lainnya, ikatannya relatif lebih kuat, hal ini dikarenakan sub kulit "p" terkonsentrasi pada arah tertentu. Nah, salah satu contohnya adalah CH4 yang tadi telah dibahas ( konfigurasi CH4 )

Kesimpulan

Sebagaimana telah didiskusikan, baik teori VSEPR maupun hibridisasi orbital atom akan memberikan kesimpulan struktur molekul dan ion yang sama. Walaupun teori VSEPR hanya bergantung pada tolakan antar pasangan elektron dan teori hibridisasi memberikan justifikasi teoritisnya.

Berdasarkan hibridisasi :
AX2 (misalnya, BeCl2): hibridisasi sp; bentuk liniér atau digonal
AX3 (misalnya, BCl3): hibridisasi sp²; bentuk trigonal planar
AX4 (misalnya, CCl4): hibridisasi sp³; bentuk tétrahédral
AX5 (misalnya, PCl5): hibridisasisi sp³d; trigonal bipiramidal
AX6 (misalnya, SF6): sp³d² hibridisasi; oktahedral (atau square bipyramidal)

Dirgahayu RI ke 64